Hugo

Tiap orang di dunia yang besar ini mempunyai peran penting dalam menjalankan mekanisme ‘mesin’ kehidupan. Sekecil-kecilnya sebuah sekrup, ia tetap penting agar mekanisme dapat bergerak sempurna. Kesadaran ini tak datang dari sarjana filsafat, hanya dari seorang anak kecil yang tiap hari bergumul dengan mesin jam besar.

Ia adalah Hugo Cabret. Bocah biasa yang dilimpahi bakat mekanik luar biasa. Mungkin warisan dari bakat ayahnya.

Setelah sang ayah meninggal, ia terpaksa tinggal bersama pamannya -seorang pemabuk- di sebuah gedung jam besar di dalam stasiun kereta, Paris.

Tiap hari ia selalu mengawasi dan merawat mesin jam besar itu. Memastikan bahwa semua sekrup dan gerigi roda menjalankan fungsinya dengan utuh. Namun selain pekerjaan harian itu, ia punya misi khusus; memecahkan teka-teki sebuah ‘mesin’ yang ditinggalkan ayahnya. Sebuah mesin berbentuk manusia, dengan mekanisme rumit yang akhirnya diketahui bisa menggambar sendiri. Ia berpikir bahwa keberadaannya didunia ini untuk menyelesaikan misi ayahnya itu. Baca lebih lanjut

Life is an adventure!

Life is an adventure

Hari ini tidak ada yang spesial. Aku masih bangun di pagi hari. Bergerak ke kampus. Mampir beli komik naruto terbaru.
Di Rantau Jaya (kontrakan yang seringkali menjadi tempat transitku- keadaan tak jauh beda. Ada Si Item yang malas-malasan. Bangun tidur. Si Gendut yang bergaya intelektual. Membaca apa pun, atau pura-pura membaca.

Hari-hari menjadi kian biasa. Matahari selalu terbit dari barat dan tenggelam di timur. Air selalu mengalir dari atas ke bawah. Ayam jago berkokok tiap pagi. Rutin!

Ah, kita manusia yang paradoksal ya. Saat sibuk-sibuknya, tugas bertumpuk-tumpuk, kita mnegharapkan waktu luang. Tapi, saat banyak waktu luang, justru kita mengaharapkan kesibukan.

Hati kita sebenarnya punya faktor yang bernama “membiasakan.”Misalnya, saat pertama masuk TK, betapa girangnya hati kita. Naik ke SD, lebih girang lagi. hingga kita pun minta sepatu baru, seragam baru, tas baru, dan lainnya. Tapi, saat kita telah menempuhnya hingga beberapa minggu saja, keadaan menjadi biasa, bahkan bisa lebih membosankan. Baca lebih lanjut