Wanita Sang Raja

Saya kutip dari sebuah buku karangan Robert Frager (dengan sedikit ubahan):

“Salah seorang wanita yang paling disukai oleh seorang raja adalah seorang perempuan sederhana, namun sang raja lebih memilihnya daripada wanita-wanita lainnya, yang lebih cantik.

Ketika ditanya alasannya, sang raja lalu memanggil wanita lainnya -termasuk wanita tadi- dan membuka pintu gerbang harta kekayaan pribadinya yang dipenuhi oleh emas dan perhiasan. Ia menyuruh masuk para wanita tadi dan mengambil apa pun yang mereka inginkan.

Mereka semua berlari untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya harta yang dapat mereka kumpulkan, kecuali si wanita sederhana tadi.

” Mengapa kau tidak mengambil sesuatu untuk dirimu?” tanya sang raja.

Wanita itu menjawab, “Yang saya mau hanyalah melayani Anda. Andalah yang saya cintai, dan kepuasan Anda adalah satu-satunya yang saya inginkan.”

Sang Raja pun berkata pada para anggota istana, “Kini kalian saksikan sendiri mengapa aku lebih mrmilih dia dari yang lainnya. Karena kecantikan batiniahnya maka aku juga mencintainya, dan setiap keinginannya adalah perintah bagiku.”

Bagaimana? Yuk, saling mencintai hati.

Kamu, iya kamu.

Susu Coklat Hangat

Cinta seorang wanita bisa dilihat dari segelas minuman

Cinta seorang wanita bisa dilihat dari caranya menyajikan segelas minuman hangat. Baik itu teh, kopi, atau susu. Kalau aku lebih suka susu coklat.

Cinta seorang wanita bisa dilihat dari caranya menyajikan segelas minuman hangat.

Mulai dari pilihan suhu air. Ia akan tahu kapan waktunya menyajikan minuman yang panas; hingga membuat si peminum harus meniup-niupnya dulu. Ia juga tahu kapan menyajikan minuman yang tidak terlampau panas tapi juga tidak dingin; yang bisa diselesaikan dengan sekali dua kali teguk.

Cinta seorang wanita bisa dilihat dari caranya menyajikan segelas minuman hangat.

Lalu dari takaran gula. Ia tahu seberapa pas takaran itu. Seberapa manis harusnya minuman yang ia sajikan. Tidak terlampau manis agar rasanya tidak hilang, namun juga tidak kurang agar tidak pahit atau hambar.

Cinta seorang wanita bisa dilihat dari caranya menyajikan segelas minuman hangat.

Dari cara mengaduknya. Adukannya akan terlihat pada air dalam minuman yang ia sajikan. Membentuk pusaran yang mengalir halus atau beriak-riak tak beraturan. Kamu bisa melihat suasana hatinya hanya dari pusaran dari segelas minuman yang ia sajikan.

Cinta seorang wanita bisa dilihat dari caranya menyajikan segelas minuman hangat. Yang tiba-tiba ada di atas meja makan setelah kamu mandi. Setiap pagi. Setiap hari. Tanpa pernah dirinci berapa pengeluarannya per hari.

Cinta seorang wanita bisa dilihat dari caranya menyajikan segelas minuman hangat. Kalau aku; segelas susu coklat hangat.

Kamu, iya kamu, bisa membuat susu coklat hangat untukku sebaik buatan Ibu?

gelas

Soal Cinta (lagi)

Soal Cinta (lagi)

Cinta bukanlah soal mencari. Karena ia bukanlah sesuatu yang mesti dicari. Bukan sesuatu yang hilang atau belum ditemukan.

Cinta sebenarnya sudah ada. Built-in dalam setiap diri manusia. Kita kan tidak mencari sesuatu yang sebenarnya sudah kita miliki bukan?

Cinta bukanlah soal terjatuh. Bukan seperti saat tiba-tiba kita terpeleset kulit pisang dan jatuh mak gedebuk. Bagaimana mungkin perkara serumit cinta bisa dimulai hanya karena terpeleset?

Cinta bukan soal patah atau putus atau retak. Karena sesungguhnya cinta tidak sebercanda main layang-layang.

Cinta adalah soal memutuskan.

Soal keputusan sadar dalam diri untuk mencintai siapa. Entah itu yang baru bertemu satu hari, satu tahun atau bahkan mencintai yang belum pernah bertemu.
Cinta adalah memutuskan. Memilih untuk menguasai hati dan pikiran dengan landasan keyakinan.

Ilmu yang paling hebat

Kata abangku, ilmu yang paling hebat bukanlah ilmu yang bisa menundukkan logika. Bukanlah ilmu yang menampilkan data, fakta, hasil riset, hasil penelitian, hasil membaca ratusan buku, hasil diskusi alot, yang kemudian digunakan untuk berargumen dengan tujuan menundukkan argumen lawan bicara.

Bukan! Bukan itu.

Kata abangku, pengetahuan yang paling luas bukanlah pengetahuan yang membuatmu seolah-olah pantas bergelar profesor. Seolah-olah bila bicara penuh dengan ungkapan asing dan ilmiah yang sulit dimengerti.

Kata abangku, ilmu yang paling berguna bukanlah ilmu yang mengedepankan logika semata. Yang mengalahkan pendapat dengan dalil disertai referensi kuat dalam menundukkan lawan bicara. Karena banyak orang yang terlalu mengedepankan logika namun menolak kebenaran. Banyak orang yang berwawasan luas namun kering dalam mata air kebijaksanaan.

Kata abangku, ilmu yang paling hebat adalah ilmu yang bisa menarik hati seseorang, menggegamnya, kemudian menundukkannya dalam atau lewat hikmah dan inspirasi.

Ilmu yang paling hebat adalah ilmu yang mampu menundukkan hati, tak semata logika.

Ilmu yan paling hebat adalah ilmu yang mampu menguasai hati -diri sendiri dan/atau orang lain- bukan menguasai elemen air, tanah, udara ataupun api.

John Wick

John Wick

Hari ini aku nonton bioskop. Di bioskop yang oleh teman-teman namanya dibunyikan ex-ex-wan. Aku nonton film judulnya John Wick. Pemeran utamanya adalah Keanu Reeves. Tahu kan? Itu lho, cowok ganteng, gagah, stylish. Masih tidak tahu? Berarti kamu bukan cewek.

Filmnya berkisah tentang John Wick, yang diperankan oleh Keanu tadi. Ia seorang pembunuh bayaran yang memutuskan untuk pensiun dini.

Ia punya kekasih, tapi kekasihnya mati karena penyakit. Oleh kekasihnya, ia diwarisi seekor anjing untuk dirawat dan dicintai.

Singkat cerita, karena kalau panjang capek ngetiknya, John Wick ini bertemu dengan anak bos mafia. Anak bos mafia ini tertarik sama mobilnya, Mustang klasik yang bagus. John ditanya, mobilnya dijual berapa? John menjawab, mobilnya tidak untuk dijual.

Tapi, yah, dasar keturunan bos mafia. Orangnya songong dan menang sendiri. Ia tidak tahu bahwa John Wick adalah pembunuh. Maka dia dan beberapa anak buahnya mencuri mobil John Wick di rumahnya. John dipukuli dan anjingnya dibunuh.

Kumatlah penyakit lama John. Kambuh naluri membunuhnya.

Ia memutuskan untuk menghabisi si orang tadi, sekaligus akhirnya bapaknya juga ikut dihabisi. Filmnya akan banyak diisi dengan adegan tembak-tembakan dan bunuh-bunuhan. Dar..der..dar…der…dan bak…buk..bak…buk… Tembak, pukul, mati.

Di tengah cerita, saat John ditanya kenapa hanya karena sebuah mobil dan seekor anjing ia memutuskan untuk menghabisi banyak orang. John Wick menjawab, lebihnya aku artikan begini, “anjing itu adalah peninggalan istriku setelah ia meninggal. Anjing itu datang membawa harapan baru setelah kematian istriku. Setelah harapan itu muncul, ia -si anak songong tadi- dengan enteng membunuhnya. Maka sebenarnya urusan ini bukan soal mobil dan anjing tapi harapan yang direnggut.”

“Maka sebenarnya urusan ini bukan soal mobil dan anjing tapi harapan yang direnggut.”

Begitulah John Wick berkisah. Bukan soal mobil dan anjing, tapi soal harapan yang direnggut, lalu kemudian melahirkan dendam dan membangkitkan naluri hitam John Wick lagi.

John Wick.