Tirakat Sehat + Sakti

Sejauh yang saya ingat, berat badan kawan saya dulu pernah melebihi seratus kilo. Itu membuatnya, katanya, sangat sulit untuk duduk sempurna dalam posisi tahiyat akhir.

Itu dulu sebelum ia memutuskan untuk diet dan berpola hidup sehat. Ia pernah mencoba berbagai macam cara diet. Mulai dari tidak makan nasi, tidak makan mie instan, tidak makan gorengan, berpuasa dan cuma makan buah, dan lain-lain.

Sekarang, selama hampir setahun belakangan, ia memutuskan untuk menemuki satu pola diet yang lagi digandrungi; cuma makan daging-dagingan dan menghindari karbohidrat. Hasilnya tokcer; ia kini makin langsing.

Sebenarnya kaum milenial, hampir di seluruh dunia, memang sedang kegandrungan pola hidup sehat, salah satu yang menonjol adalah; mendapatkan bobot ideal dan tubuh atletis.

Sebuah studi mengatakan bahwa health and wellnes menjadi prioritas kehiupdan milenial sebesar 53 persen. Kaum dalam rentang usia ini membawa kebugaran ke dalam aktivitas keseharian. Hal itu terlihat dari gaya berpakaian, mulai dari sepatu.

Saya melihat membangun pola hidup sehat dilakukan dengan dua cara; kesehatan mental dan fisik. Kesehatan mental dilakukan dengan yoga dan meditasi, sedangkan kesehatan fisik dengan berbagai macam pola makan sehat.

Nah, setelah tak pikir-pikir, ternyata berbagai macam tren hidup sehat itu sudah dilakukan leluhur kita orang jawa sejak dahulu kala. Dalam bentuk berbagai tirakat-tirakat.

Meditasi di era kekinian juga dikenal sebagai mertopo atau semedi. Juga bisa dilakukan bersama-sama dengan tapa brata. Kalau kini dilakukan di ruang-ruang ber-AC, jaman dulu dilakukan di puncak gunung, dalam gua, tempat sepi, dan lainnya.

Kalau mau diet vegetarian, bisa juga pakai jurus “ngeruh” yaitu hanya boleh makan sayur dan buah, dilarang makan yang bernyawa.

Kalau mau diet OMAD (One Meal a Day), dulu juga dilakukan “nglowong” yaitu hanya makan tertentu dengan waktu tertentu.

Bahkan nih ya, kalau di era kini anak muda suka rebahan, orang dulu juga suka “ngebleng” yaitu tidak keluar kamar sehari semalam, tidak ada lampu, hanya keluar saat buang air kecil, tidak boleh tidur.

Piye? Penak melu tirakat wae tho? Sehat entuk bonus sakti. Wakakakakaka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s